PK5 Kawasan Pasar Palapa Ditertibkan

Pedagang Kaki Lima (PK5)  di Jalan Kol L Yos Sudarso, persisnya  dekat  fly over sampai Pasar Pulo Brayan sontak  kocar-kacir  begitu melihat sekitar 250 petugas Satpol PP  datang melakukan penertiban, Jumat (5/8), sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka berupaya sekuat tenaga menyelamatkan dagangannya masing-masing agar tidak diangkut petugas. Akibatnya suasana kawasan itu yang semula tenang langsung berubah menjadi kegaduhan.

Apalagi sebagian besar dari pedagang yang didominasi  kaum  wanita paro baya itu beteriak-teriak minta penertiban dihentikan dan barang dagangan mereka tidak diangkut. Namun permintaan tersebut tidak digubris, petugas Satpol PP langsung mengangkati barang dagangan milik PK5 berupa sayuran dan buahan-buahan ke dalam truk.

Para pedagang berusaha melawan untuk mempertahankan dagangan mereka. Kembali upaya  yang dilakukan sia-sia, petugas berhasil mengamankan sayuran dan buah yang digelar di badan jalan. Malah ada beberapa pedagang nekat menaiki truk milik Satpol PP untuk menurunkan kembali sayuran dan buah yang telah diamankan petugas.

Namun usaha tersebut berhasil digagalkan petugas, pedagang yang mencoba menaiki truk selanjutnya dihalau. Penertiban terus berlanjut, dagangan para pedagang terus diangkuti. Penertiban ini sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Itu sebabnya penertiban tidak berlangsung lama karena khawatir  kemacetan yang terjadi semakin parah.

Setelah berhasil mengamankan banyak dagangan milik PK5, petugas Satpol PP pun meninggalkan lokasi diiringi cemoohan dan makian para pedagang yang kecewa dan marah.  Selanjutnya para pedagang mengutipi kembali sayuran dan buah milik mereka yang berserakan di badan jalan pasca penertiban tersebut.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga kepada Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Sebab, tak sedikit warga yang merasa terganggu  atas keberadaan para PK5 tersebut. Selain menyebabkan kawasan itu dipenuhi sampah, juga sangat mengganggu kelancaran arus lalu–lintas sehingga acap kali memicu terjadinya kemacetan yang cukup parah.

“Kita harapkan dengan penertiban yang dilakukan ini, para pedagang tidak berjualan lagi di badan jalan. Untuk itu kita akan terus melakukan pengawasan setiap harinya. Apabila pedagang tetap ngotot berjualan, kita datang kembali melakukan penertiban. Sebab, badan jalan bukan  untuk lokasi berjualan!” kata Sofyan.

Mantan Camat Medan Area ini selanjutnya menambahkan,  penertiban seperti ini akan terus mereka lakukan. Selain penegakan peraturan daerah, juga sebagai salah satu upaya untuk mengurai kemacetan. Untuk itu Sofyan akan terus melakukan pengawasan setiap harinya. “Apabila melihat ada pedagang berjualan di atas badan jalan, langsung  kita tertibkan!” tegasnya.

 

Sumber berita : http://humas.pemkomedan.go.id

Posted in: Pemerintah

Leave a Comment