Lapangan Merdeka Harus Bersih, Tak Boleh Jualan & Kendaraan Dilarang Masuk

Ribuan warga dari seluruh penjuru Kota Medan menghadiri Car Free Day di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (7/8) pagi. Tidak sedikit warga yang datang membawa anggota keluarganya untuk berolahraga bersama. Selain mengikuti senam bersama, warga juga dapat menikmati fasilitas peralatan olahraga.

Guna mendukung warga ketenangan dan kenyamanan warga berolahraga, sejumlah ruas jalan di seputaran Lapangan Merdeka, seperti Jalan Pulau Penang, Jalan Bukit Barisan serta Jalan Stasiun pun ditutup. Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution serta sejumlah pimpinan SKPD, camat serta lurah ikut dalam Car Free Day tersebut.

Di samping itu Kapoldasu Irjen Pol Budi Winarso, Wakapoldasu Brigjen Adhi Prawoto serta sejumlah perwira tinggi di lingkungan Mapoldasu dan Mapolresta Medan juga turut hadir meramaikan Car Free Day. Mereka pun berbaur dan bersatu dengan warga mengisi hari bebas emisi itu dengan berolahraga.

Car Free Day semakin meriah karena kehadiran sejumlah komunitas seperti sepeda antik, sepeda motor, BMX serta sepatu roda. Ditambah lagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan sebagai penyelenggara Car Free Day menyediakan hiburan dan aneka hadiah melalui lucky draw bagi warga yang beruntung.

Sekitar pukul 06.00 WIB, warga telah ramai di lokasi untuk mengikuti Car Free Day. Selain senam bersama, warga juga terlihat jogging dan bersepada mengelilingi Lapangan Merdeka. Ada juga sejumlah ibu-ibu terlihat berkeliling membawa bayinya dalam kereta sorong bayi menikmati udara pagi yang segar tanpa asap kenderaan bermotor.

Setibanya di Lapangan Merdeka, Wali Kota selanjutnya melepas fun bike yang diikuti ratusan masyarakat, termasuk Wakil Wali Kota, pimpinan SKPD serta camat.  Setelah itu Wali Kota bersama Kapoldasu dan unsur lainnya mengitari Lapangan Merdeka untuk melihat pelaksanaan Car Free Day sekaligus olahraga bersama.

Usai Car Free Day dan melakukan pemantauan, Wali Kota pun menginstruksikan kepada SKPD terbaik untuk benar-benar menjadikan Lapangan Merdeka sebagai tempat berolahraga bagi masyarakat. Untuk itu diharapkan lapangan seluas lebih kurang 4 ha dan pada masa kolonial Belanda bernama Enladen ini harus bersih dari sampah.

“Lapangan Merdeka harus bersih dari sampah agar masyarakat yang berolahraga di tempat ini merasa tenang dan nyaman. Di samping itu saya minta agar fasiltas kamar mandinya juga harus dibenahi dan benar-benar bersih,” kata Wali Kota.

Selain itu Wali Kota juga minta agar tak satu pun pedagang diperkenankan berjualan di areal Lapangan Merdeka. Kemudian melarang segala jenis kendaraan bermotor memasuki lapangan yang telah dipergunakan sejak tahun 1880 tersebut. Selanjutnya, Eldin minta agar seluruh fasilitas peralatan olahraga yang rusak diperbaiki.

“Saya juga minta agar kawasan Lapangan Merdeka ini terang. Selain pagi dan sore, masyarakat juga mempergunakan Lapangan Merdeka untuk berolahraga pada malam hari. Jadi apabila ada lampu yang mati segera diperbaiki, sebaliknya jika merasa penerangan masih kurang ditambah secepatnya,” tegas Eldin.

Sebelum meninggalkan Lapangan Merdeka, Eldin menemukan sejumlah titik genangan air, termasuk depan pintu masuk Merdeka Walk. Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan langsung minta agar genangan air tersebut segera dikeringkan. “Saya tak mau melihat ada genangan air seperti ini lagi!” tegasnya.

Sejumlah pimpinan SKPD, diantaranya Kadis Kebersihan, Endar Sutan Lubis, Kadis Pertamanan, Zulkifli Sitepu, Kadis Perhubungan, Renward Parapat, Kasatpol PP, M Sofyan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Abd Azis serta Asisten Pemerintahan, Musadad Nasution, Plt Kabis Kebudayaan dan Pariwisata serta Asisten Pemerintahan, Musadad Nasution yang hadir menemani Wali Kota langsung menyatakan siap untuk menindaklanjuti instruksi tersebut.

 

Sumber berita : http://humas.pemkomedan.go.id

Posted in: Pemerintah

Leave a Comment